Lalu apa doa untuk memohon kesembuhan penyakit, termasuk dalam mengatasi gatal-gatal? Baca Juga: Sama-sama Siaga, Apa Sih Beda Erupsi Gunung Semeru dan Merapi? Mengutip dari Liputan6.com, bacaan doa gatal-gatal terdapat dalam sebuah riwayat atau kisah yang direkam pula dalam Al Qur'an. Kisah itu tentang Nabi Ayyub AS yang terserang penyakit selama bertahun-tahun. Kejahatan dan penderitaan saling terkait dengan kehidupan manusia. Rasa sakit dan penderitaan manusia lebih besar daripada makhluk lain, karena manusia diciptakan lemah QS. An-Nisa 28. Dari kelahiran hingga kematian, manusia dihadapkan pada banyak masalah dunia. Masalah dalam kehidupan, harus dihadapi dengan penuh optimisme bahwa masalah apapun pasti memiliki jalan keluar. Namun, tidak dipungkiri beberapa masalah kadang membuat kita hampir putus asa. Putus asa adalah perasaan kehilangan harapan, optimisme, dan gairah hidup. Sehingga, seorang yang putus asa percaya bahwa tidak ada jalan keluar bagi masalahnya, dan enggan untuk melakukan apapun agar bisa keluar dari kondisinya tersebut. Padahal, sesalah apapun diri kita dalam menjalani kehidupan ini, sehingga mengalami kerugian dan penderitaan, kita tidak boleh kehilangan harapan atas keselamatan dan kebahagiaan diri kita kedepannya. Allah SWT telah memotivasi kita, Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya QS. Az-Zumar 5 Al-Quran mengakui kepastian manusia menghadapi tantangan dan kesulitan dalam hidup. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar QS. Al-Baqarah 155. Ayat ini setidaknya bermaksud mempersiapkan orang-orang beriman untuk menanggulangi kesulitan, di jalan para nabi dan membuat kita sadar bahwa cobaan ilahi tidak menyiksa. Jadi, langkah utama yang harus kita ambil dalam menghadapi masa-masa keputusasaan ialah meluruskan presepsi kita. Bagaimananpun, kita harus berusaha memberikan tanggapan atau penerimaan yang tepat terhadap masalah yang sedang dihadapi. Persepsi individu tentang kekuatan dan kemampuannya adalah penentu utama dalam menghadapi kesulitan. Sebab, apabila seseorang merasa dia tidak mampu mengatasi masalah dengan sukses, ia akan lebih kesulitan menghadapi masalahnya, terlepas dari semua keterampilan yang dipelajari. Sebagai seorang Muslim, kita memandang musibah dan malapetaka sebagai ujian Allah yang memberi kita kesempatan untuk bertobat dan berkembang menjadi lebih baik baik lagi. Ujian hidup membantu perkembangan manusia, serta berkontribusi pada nilai positif yang sering kali tidak disadari. Seperti menaikan tingkatan keshalehan kitaร‚ atau memberikan kesempatan untuk menangani peristiwa tersebut dengan lebih baik di kemudian hari. Allah SWT telah melengkapi kita dengan sarana dan instrumen pertahanan mental, untuk dimanfaatkan sebanyak mungkin, agar kita jangan sampai berputus asa. Salah satunya ialah dengan Istilah kesabaran mengandung arti bahwa di dalam hati manusia terdapat daya tahan yang membuatnya mampu mengendalikan sistem indrawinya, menghindarkan hatinya dari emoosi berlebih, serta menghindari pikiran buruk dan merusah. Kesabaran disebutkan berulang-ulang dalam banyak ayat al-Quran. Sabar merupakan satu-satunya perbuatan yang akan diganjar pahala yang tak terbatas dan terhitung banyaknya QS. Az-Zumar 10. Kesabaran tidak berarti bahwa seseorang diam tersungkur, melainkan tidak menyerah pada penderitaan dan kesulitan. Dalam beberapa ayat tentang sabar, kata kesabaran juga disertai dengan kata sifat indah dan terbaik, yang ditafsirkan sebagai kesabaran tanpa keluhan, sebagaimana Nabi Yakub AS menyebutkan รขโ‚ฌล“bersabar itulah yang terbaik bagikuรขโ‚ฌย QS. Yusuf 18. Kita diajarkan untuk berfokus pada pengendalian emosi dan pemecahan masalah, serta tidak menyerah dan putus asa. โ€ฆMereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, juga tidak patah semangat dan tidak pula menyerah. Dan Allah mencintai orang-orang yang bersabarQS. Ali Imran 146. Islam berusaha melatih manusia yang memahami bahwa penderitaan adalah bagian yang melekat pada dunia. Pandangan ini telah melatih manusia sedemikian rupa sehingga kita tidak terkejut dengan kejadian yang tidak menyenangkan. Tampaknya filosofi pendidikan di balik masalah dan cobaan Tuhan, yang dapat kita temukan dari sini ialah รขโ‚ฌล“manusia yang memiliki persepsi yang benar terhadap masalah kehidupan, mengelola dirinya sendiri dalam segala keadaan, dan menjaga keseimbangan mentalnya dalam kesejahteraan maupun Dengan dukungan Tuhan sedemikian rupa, serta optimisme kita untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan diri, kita tentu akan terhindar dari perasaan putus asa. Ditambah lagi, dalam sebuah hadis dikatakan, Barangsiapa yang berusaha menjaga diri, maka Allah menjaganya, barangsiapa yang berusaha merasa cukup, maka Allah mencukupinya. Barangsiapa yang berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya bisa bersabar dan tidak ada seorangpun yang dianugerahi sesuatu yang melebihi kesabaran. HR. al Bukhari No 1469. Jadi, langkah utama dalam menghadapi keputusasaan ialah melalui tanggapan atau penerimaan yang tepat, bahwa segala macam ujian dan masalah hidup merupakan kesempatan untuk bertobat dan berkembang menjadi lebih baik baik Di dalam al-Quran, Allah SWT memotivasi kitaร‚ untuk bersabar, tidak menyerah, dan fokus untuk menghadapi masalah yang ada. Kita selalu memiliki potensi pertahanan diri dan mental yang dapat kita manfaatkan sebanyak-banyaknya. Jangan pernah memandang bahwa kita sendirian dalam peristiwa pahit dan penderitaan. Sebab, Allah SWT bersama kita semua di manapun kita berada, bahkan Dia-lah yang paling dekat. Tuhan Maha Mengamati apa pun yang kita lakukan lakukan. Selvina AdistiaRedaktur Pegiat literasi yang memiliki latar belakang studi di bidang Ilmu al-Quran dan Tafsir. Menuangkan perhatian besar pada masalah intoleransi, ekstremisme, politisasi agama, dan penafsiran agama yang bias gender.
Biasanya keputusasaan muncul karena kita sudah tidak sanggup lagi menanggung beban hidup yang semakin berat. Kabar baiknya, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Ia mengatakan bahwa apabila kita berseru dan datang untuk berdoa kepada-Nya, maka Dia akan mendengarkan. Apabila kita mencari-Nya, Dia memberi diri untuk kita temukan.
Dalam menjalani bahtera kehidupan, seorang manusia pastinya melewati lika-liku jalan kehidupan, kadang bernasib baik dan kadangan sebaliknya. Jalan baik menghadapi semuanya adalah pasrah dengan ketentuan Allah Swt. Namun ada kalanya, ketika seseorang berada pada titik jenuh dan lelah dalam menghadapi segala masalah yang menimpanya, tak jarang terbersit dalam hati bahwa jalan keluarnya adalah memohon kepada Allah untuk memutus ajalnya. Lantas apakah boleh berdoa memohon kematian?Dalam kitab hadits Sunan An-Nasรขi tercantum sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas RAู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฃูŽู„ูŽุง ู„ูŽุง ูŠูŽุชูŽู…ูŽู†ู‘ูŽู‰ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชูŽ ู„ูุถูุฑู‘ู ู†ูŽุฒูŽู„ูŽ ุจูู‡ูArtinya, โ€œRasulullah SAW bersabda, Janganlah salah seorang di antara kalian mengharapkan mati sebab kesengsaraan yang menimpanya,โ€ HR An-Nasรข`i.Hadits di atas menunjukkan suatu larangan akan meminta kematian karena kesengsaraan yang menimpanya, seakan-akan menunjukkan kejenuhannya dalam menerima takdir Allah SWT. Padahal jika ia mampu menghadapinya, maka Allah akan mengganjarnya dengan ada pengecualian, sebagaimana yang dijelaskan oleh As-Sindi dalam Hรขsyiyah Sunan An-NasรขiูˆูŽู„ูŽุง ูŠููƒู’ุฑูŽู‡ู ุงู„ุชู‘ูŽู…ูŽู†ู‘ููŠ ู„ูุฎูŽูˆู’ูู ูููŠ ุฏููŠู’ู†ูู‡ู ู…ูู†ู’ ููŽุณูŽุงุฏูArtinya, โ€œDan tidak makruh meminta mati karena takut agamnya rusak,โ€ Lihat Syekh Abul Hasan As-Sindi, Hรขsyiyatus Sindi alรขn Nasรข`i, [Maktabah al-Mathbรปโ€™ah al-Islรขmiyyah], juz IV, hal 2.Meski demikian ketika seseorang melakukan kemaksiatan dan dosa, hingga putus harapan dari ampunan Allah SWT dan terbersit dalam benaknya bahwa kematian adalah satu-satunya jalan keluar agar tidak berbuat dosa lagi bukanlah suatu hal yang SAW bersabdaู„ูŽุง ูŠูŽุชูŽู…ูŽู†ู‘ูŽูŠูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชูŽุŒ ุฅูู…ู‘ูŽุง ู…ูุญู’ุณูู†ู‹ุง ููŽู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฒู’ุฏูŽุงุฏูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุงุŒ ูˆูŽุฅูู…ู‘ูŽุง ู…ูุณููŠุฆู‹ุง ููŽู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽุนู’ุชูุจูŽArtinya, โ€œJanganlah salah seorang dari kalian berharap untuk mati, ada kalanya ia seorang yang baik, barang kali kebaikannya akan bertambah, dan ada kalanya dia adalah orang yang berbuat keburukan, barang kali ia akan bertobat dari kesalahannya,โ€ HR An-Nasรข`i.Syekh Abul Hasan As-Sindi menjelaskan hadits di atas dalam Hรขsyiyah-nyaุงู…ุง ูŠูƒูˆู† ู…ุญุณู†ุง ูู„ูŠุณ ู„ู‡ ุฃู† ูŠุชู…ู†ู‰ ูุฅู†ู‡ ู„ุนู„ู‡ ูŠุฒุฏุงุฏ ุฎูŠุฑุง ุจุงู„ุญูŠุงุฉ ูˆุฃู…ุง ู…ุณูŠุฆุง ููƒุฐู„ูƒ ู„ูŠุณ ู„ู‡ ุฃู† ูŠุชู…ู†ู‰ ูุฅู†ู‡ ู„ุนู„ู‡ ุฃู† ูŠุณุชุนุชุจ ุฃูŠ ูŠุฑุฌุน ุนู† ุงู„ุฅุณุงุกุฉ ูˆูŠุทู„ุจ ุฑุถุง ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุจุงู„ุชูˆุจุฉArtinya, โ€œAda kalanya dia adalah seorang yang berbuat baik, maka tidak berhak baginya berharap untuk mati, barang kali kebaikannya akan bertambah jika ia hidup, dan ada kalanya dia orang yang berbuat keburukan, begitu pula tidak berhak baginya berharap untuk mati, barang kali ia tobat atau berhenti dari perbuatan buruk itu dan meminta keridhaan Allah SWT dengan bertobat,โ€ Lihat Syekh Abul Hasan As-Sindi, Hรขsyiyatus Sindi alรขn Nasรข`i, [Maktabah al-Mathbรปโ€™ah al-Islรขmiyyah], juz IV, hal 2.Berharap mati memang tidak boleh, apalagi disebabkan oleh kesengsaraan yang menimpa kita, karena kita tidak tahu apakah kematian ketika itu adalah hal baik atau buruk untuk kita. Maka dari itu, Nabi menganjurkan agar tidak berdoa meminta kematian, namun berdoalah memita kebaikan seperti doa berikut iniุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุญู’ูŠูู†ููŠ ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽุชู ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู„ููŠุŒ ูˆูŽุชูŽูˆูŽูู‘ูŽู†ููŠ ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽุชู ุงู„ู’ูˆูŽููŽุงุฉู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู„ููŠArtinya, โ€œYa Allah, hidupkanlah aku selama kehidupan itu baik bagiku, dan wafatkanlah aku selama wafat itu baik bagiku,โ€ HR An-Nasรข`i.Dari penjelasan di atas, hendaknya kita selalu bersabar atas ujian yang menimpa dalam kehidupan kita, barang kali ujian tersebut merupakan ladang pahala bagi kita di akhirat kelak. Wallahu aโ€™lam.Ustadz Amien Nurhakim Khusnulkhotimah merupakan kematian yang selalu dinantikan orang. Meninggal karena sebab dan keadaan yang baik menjadi harapan semua orang. Untuk itu, kita patut memohon agar dimatikan dalam keadaan Khusnul Khotimah. Mati dalam keadaan baik dan memberikan kebaikan. Agar hal itu terjadi, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut diajarkan Imam Al Pertanyaan Jawaban Banyak orang yang sedang sakit kritis, kesakitan, ataupun mengalami kesedihan yang sangat mendalam bertanya-tanya apakah diijinkan bagi orang Kristen untuk meminta Allah untuk mengakhiri hidup kita saja. Apakah ini akan dianggap sebagai usaha bunuh diri? Apakah Allah akan tetap membawa kita ke surga kalau kita berdoa meminta supaya segera mati? Apakah doa seperti ini berdosa? Ingin terlepas dari penderitaan, baik yang bersifat emosional maupun yang fisik, adalah hal yang sangat manusiawi. Bahkan Tuhan Yesus berdoa, โ€œYa Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku tetapi janganlah seperti yang Kuhendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendakiโ€ Mat 2639. Ini adalah natur manusia dari Yesus. Yesus tahu apa yang sedang menanti-Nya di kayu salib, tapi Dia tetap taat kepada kehendak Bapa. Dalam segala hal, Yesus tetap taat kepada kehendak Bapa Yoh 530. Di Taman Getsemani, Yesus menyatakan kalau memang ada saatnya untuk menderita. Dia rela untuk menderita karena itu memang adalah kehendak Bapa di surga. Sebagai orang-percaya, kita selalu berdoa, โ€œTerjadilah kehendak-Mu.โ€ Karena itu, tidak ada seorang pun yang akan meninggal sebelum tiba waktunya. Daud menyatakan kebenaran ini. Hari-hari kita sudah ditentukan dan tidak akan ada yang dikurangi di luar kehendak Allah. โ€œ...dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun daripadanyaโ€ Mzm 13916. Ketimbang berdoa meminta supaya hidup kita diakhiri, lebih baik kita berdoa meminta kekuatan dan anugerah dari Allah supaya bisa tetap teguh menghadapi penderitaan apapun yang sedang kita hadapi saat ini. Kita percaya kepada Allah untuk menentukan segala sesuatu dalam hidup kita. Penderitaan memang berat untuk dijalani. Bagian terberat kadang-kadang untuk memahami mengapa ini semua diijinkan terjadi. Penderitaan bisa membuat seseorang lebih rendah hati. Kita tentunya tidak suka ketika sedang diajari untuk rendah hati, lemah, dan bergantung. Ketika kita bertanya, โ€œMengapa saya, Tuhan?โ€ jawabannya mungkin malahan, โ€œMengapa tidak? Ketika orang yang sudah lahir-baru menderita di atas bumi ini, Allah selalu punya tujuan di balik penderitaan itu. Rencana dan tujuan-Nya selalu sempurna dan kudus, seperti halnya Allah itu sempurna dan kudus. Penulis Mazmur menyatakan, โ€œAdapun Allah, jalan-Nya sempurnaโ€ Mzm 1830. Jika jalan Allah itu sempurna, berarti kita harus percaya kepada apapun yang Dia kerjakan dan ijinkan untuk terjadi, semua itu memang sempurna. Ini mungkin terlihat tidak mungkin bagi kita, tetapi pikiran kita bukanlah pikiran Allah, seperti yang Dia ingatkan di kitab Yesaya 558-9 Rasul Paulus juga memiliki โ€œduri dalam daging,โ€ satu pergumulan yang tidak dijelaskan dengan mendetail di Alkitab. Sebanyak tiga kali ia berdoa meminta Allah untuk meniadakan โ€œduriโ€ itu. Tapi, Allah yang dengan mudah bisa meniadakan itu, justru memilih tidak mengabulkan permohonan itu. Allah mengingatkan Paulus kalau โ€œduriโ€ itu memang diijinkan ada untuk membuatnya tetap rendah hati, supaya ia jangan sampai meninggikan diri karena begitu banyak pewahyuan-pewahyuan yang luar biasa, yang ia terima langsung. Tapi, Allah tidak membiarkan Paulus menderita sendirian tanpa diberi kekuatan untuk menghadapinya. Allah sendiri yang memastikan kalau anugerah-Nya cukup dan Allah akan dipermuliakan dengan peristiwa ini, ketika kuasa-Nya memampukan Paulus untuk menerima ini semua. Paulus menjadi senang dan rela di dalam penderitaan ini karena Allah dipermuliakan ketika kuasa-Nya turun menaunginya 2 Kor 127-10. Karena itu, ketimbang kabur dari penderitaan dengan cara ingin cepat-cepat mati, kita seharusnya lebih bersandar pada Allah dan mengandalkan-Nya. Tujuan-Nya dengan mengijinkan kita menderita selalu akan mempermuliakan-Nya dan menjadi berkat bagi hidup kita. Ketika kita sedang merasa sakit-sakitnya, seringkali kita merasa tidak sanggup untuk bertahan lebih lama lagi. Allah mengingatkan kalau pencobaan atau penderitaan yang dialami orang-percaya tidak akan melampaui kekuatannya untuk menanggungnya. Ada orang-percaya yang menderita sakit-penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh pengobatan apapun. Ada orang-percaya yang dianiaya dan disiksa oleh para musuh Allah. Ada orang-percaya yang kesepian dan terbuang. Ada juga yang dipenjara karena kesaksian mereka. Jadi, sudah pasti bukan cuma kita sendiri yang menderita di dunia ini. Tapi, Allah selalu setia. Dia tidak akan mengijinkan kita menderita atau dicobai melebihi dari yang kita sanggup tanggung. Ia akan memberikan jalan keluar sehingga kita dapat menanggungnya. 1 Kor 1013. Jadi, apakah berdosa bagi seseorang berdoa meminta supaya segera mati? โ€œSegala sesuatu yang tidak berdasarkan iman adalah dosaโ€ Rom 1423. Dengan kata lain, jika hati nurani kita sudah menyatakan kalau itu adalah dosa, maka itu adalah dosa. Apalagi Alkitab juga menyatakan, โ€œJika seseorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa Yak 417. Hanya ada satu dosa yang membuat pintu surga tertutup bagi kita. Dosa itu adalah menolak Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Berdoa meminta supaya segera mati bisa jadi adalah dosa karena perbuatan ini mengindikasikan kurangnya iman. Doa yang lebih tepat mungkin seharusnya, โ€œTuhan, Engkau telah berjanji untuk menyertaiku melewati semua pencobaan. Saya berdoa semoga Tuhan meringankan penderitaan ini, atau memberikan jalan keluarnya. Tapi, dalam semua hal, biarlah kehendak-Mu yang jadi. Amin.โ€ English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apakah salah jika kita berdoa meminta supaya segera mati? Jikacemas melanda, bisa mencoba untuk mengingat ayat-ayat berikut ini. Baca sebagai zikir dan doa agar kita kembali sadar dan yakin bahwa Allah mampu untuk menghilangkan semua itu dalam waktu singkat dan tidak ada kasih sayang yang lebih besar melebihi kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Sebagaimana Allah Ta'ala menyelamatan para Nabi-Nya Jakarta, IDN Times - Sakaratul maut merupakan proses menghadapi kematian, atau saat ruh berpisah dari jasadnya. Sudah bukan rahasia lagi sakaratul maut ialah peristiwa yang menyeramkan, dengan rasa sakit luar biasa hingga manusia berharap bisa dari Ibnu Abi Ad-Dunya rahimahullah meriwayatkan dari Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu, yaitu โ€œKematian adalah kengerian yang paling dahsyat di dunia dan akhirat bagi orang yang beriman. Kematian lebih menyakitkan dari goresan gergaji, sayatan gunting, panasnya air mendidih di bejana. Seandainya ada mayat yang dibangkitkan dan menceritakan kepada penduduk dunia tentang sakitnya kematian, niscaya penghuni dunia tidak akan nyaman dengan hidupnya dan tidak nyenyak dalam tidurnyaโ€Sayangnya, tidak ada manusia bisa luput dari sakaratul maut. Meski demikian, sakaratul maut yang dialami seluruh umat manusia akan berbeda-beda. Oleh karena itu, manusia semasa hidupnya dianjurkan bertakwa kepada Allah diri menghadapi sakaratul maut dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Selain itu, ada pula doa-doa yang bisa diamalkan guna menghadapi sakaratul maut. Dilansir dari berikut doa-doa untuk menghadapi sakaratul maut Baca Juga Doa untuk Kedua Orang Tua Agar Diberikan Keberkahan Dalam Hidup 1. Doa mohon kebaikan dunia akhiratIlustrasi berdoa IDN Times/Prayugo UtomoุงูŽู„ู„ู‡ูู…ูŽู‘ ุงูู†ูŽู‘ุง ู†ูŽุณู’ุฆูŽู„ููƒูŽ ุณูŽู„ุงูŽู…ูŽุฉู‹ ููู‰ ุงู„ุฏูู‘ูŠู’ู†ู ูˆูŽุนูŽุงูููŠูŽุฉู‹ ููู‰ ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ูˆูŽุฒููŠูŽุงุฏูŽุฉู‹ ููู‰ ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุฉู‹ ููู‰ ุงู„ุฑูู‘ุฒู’ู‚ู ูˆูŽุชูŽูˆู’ุจูŽุฉู‹ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽู…ูŽุบู’ููุฑูŽุฉู‹ ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู. ุงูŽู„ู„ู‡ูู…ูŽู‘ ู‡ูŽูˆูู‘ู†ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ููู‰ู’ ุณูŽูƒูŽุฑูŽุงุชู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽุงู„ู†ูŽู‘ุฌูŽุงุฉูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุนูŽูู’ูˆูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู’ุญูุณูŽุงุจูโ€œAllahumma inna nasaluka salamatan fi ad-dini wa afiyatan fil-jasadi wa ziyadatan fil-ilmi wa barakatan fi ar-rizqi wa taubatan qablal-mauti wa rahmatan indal-mauti wa maghfiratan baโ€™dal-mauti. Allahumma hawwin alaina fii sakaratil-mauti wannajata minannari wal-afwa indal-hisabiโ€.Artinya โ€œYa Allah, sesungguhnya kami memohon kepadaMu keselamatan di dalam beragama, dan kesehatan pada jasad tubuh dan jiwa, dan limpahan ilmu, keberkahan dalam rizki, taubat sebelum kematian menyapa datang, rahmat saat kematian tiba, dan ampunan setelah kematian itu terjadi.โ€Membaca doa mohon kebaikan dunia akhirat dapat dilakukan kapan saja, namun di antaranya ada waktu-waktu yang lebih mustajab seperti sepertiga malam, antara azan dan iqamah, serta pada sore hari Jum' mohon kebaikan dunia dan akhirat adalah cara manusia untuk memohon berkah Allah SWT atas nikmat dunia, serta mengharap rida Allah SWT, agar mendapat berkah berupa surga dan aman dari siksa Doa agar meninggal dalam keadaan husnul khatimahIlustrasi perempuan berdoa IDN Times/Fikriyah Nurshafaุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุฌู’ุนูŽู„ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุนูู…ู’ุฑููŠ ุขุฎูุฑูŽู‡ู ุŒ ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุนูŽู…ูŽู„ููŠ ุฎูŽูˆูŽุงุชูู…ูŽู‡ู ุŒ ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ููŠ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุฃูŽู„ู’ู‚ูŽุงูƒูŽ"Allahummaj'al khayra 'umri akhirahu, wakhaira 'amali khawatimahu, wa khaira ayyami yauma al-qaka"Artinya โ€œYa Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku hingga ajal menjemput diriku, dan jadikanlah sebaik-baiknya perbuatanku hingga kesudahannya, dan sebaik-baiknya masaku hingga berjumpa dengan-Mu.โ€Salah satu doa yang dapat diamalkan untuk menghadapi kematian dan sakaratul maut adalah doa memohon agar meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Doa ini dapat dibaca setiap kali selesai melaksanakan salat wajib lima Doa agar dimudahkan sakaratul mautIlustrasi ArapogluุงูŽู„ู„ู‡ูู…ูŽู‘ ู‡ูŽูˆูู‘ู†ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ููู‰ู’ ุณูŽูƒูŽุฑูŽุงุชู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชูโฃ"Allahumma Hawwin 'Alaina Fii Sakarootil-Maut"Artinya "Ya Allah, mudahkanlah bagi kami di dalam menempuh sakratul maut." HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan AhmadDoa memohon agar dimudahkan dalam menjalani sakaratul maut dapat diamalkan setiap hari, sesuai menjalankan ibadah salat wajib. Doa ini berguna untuk memohon kepada Allah SWT agar mendapat berkah dan rahmat, serta dimudahkan dalam sakaratul maut tanpa merasakan Menuntun kalimat syahadat pada orang yang sedang sakaratul mautIlustrasi ANTARA FOTO/Basri MarzukiDalam HR. Imam Muslim, disampaikan sabda Rasulullah SAW yang menganjurkan secara sunah bagi umat Muslim mengajari atau mentalqin orang yang sedang sakaratul maut, dengan kalimat syahadat, yakni lรข ilรขha illallรขh dengan cara yang halus dan tidak dalam sabda Nabi berikutุงู‚ุฑุคูˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽูˆู’ุชูŽุงูƒูู…ู’ ูŠุณArtinya โ€œAjarilah orang yang mau meninggal di antara kalian dengan kalimat lรข ilรขha illallรขh.โ€ Baca Juga 5 Keutamaan Salat Tahajud, Hati Tenang Hingga Terkabulnya Doa-doa DoaSiap Menghadapi Kematian. Allah, yang menguasai hidup dan mati, lewat kematian Engkau menghantar Yesus kepada kebangkitan. Lewat kematian pula Engkau menghantar semua pengikut Yesus kepada kebahagiaan abadi. Kematian telah Kau jadikan pintu yang harus kami lewati untuk masuk ke dalam hidup abadi.
- Dalam ajaran Islam, setiap manusia diyakini memiliki garis takdir, termasuk dalam hal kematian. Tak ada satu pun manusia termasuk Nabi sekalipun mengetahui kapan ajal itu menjemput seorang insan. Apalagi mengetahui, bagaimana keadaan seseorang itu meninggal dunia. Apakah ketika menderita sakit, kecelakaan, kejahatan hingga kematian mengerikan. Baca juga Misteri Meninggal Mendadak Dijelaskan Rasulullah sebagai Tanda Kiamat, Bagi Muslim sebagai Nikmat Di samping takdir Allah SWT, ada banyak hal yang menyebabkan seseorang meninggal. Seperti kecelakaan jatuh dari tempat tinggi, tertimpa bangunan, tenggelam, terbakar hingga disebabkan mati karena binatang. Demikian, tentu saja kematian mengerikan semacam seperti itu sangat tak diharapkan setiap orang. Untuk menghindari kematian buruk, sebagai ikhtiar, sahabat muslim dapat memanjatkan doa agar terhindar dari kematian buruk. Berikut ini bacaan doa agar terhindar dari kematian buruk dan kematian mengerikan, lengkap beserta artinya. ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุชูŽู‘ุฑูŽุฏูู‘ูŠ ูˆูŽุงู„ู’ู‡ูŽุฏู’ู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุบูŽุฑูŽู‚ู ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽุฑููŠู‚ู ูˆูŽุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุชูŽุฎูŽุจูŽู‘ุทูŽู†ููŠ ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู…ููˆุชูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ููƒูŽ ู…ูุฏู’ุจูุฑู‹ุง ูˆูŽุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู…ููˆุชูŽ ู„ูŽุฏููŠุบู‹ุง ALLOOHUMMA INNII Aโ€™UUDZU BIKA MINAT TARODDI WAL HADMI WAL GHOROQI WAL HARIIQI, WA Aโ€™UUDZU BIKA AN-YATAKHOBBATHONISY SYAITHOONU INDAL MAUTI, WA Aโ€™UDZU BIKA AN AMUUTA FII SABIILIKA MUDBIRON, WA Aโ€™UDZU BIKA AN AMUUTA LADIIGHO. Artinya "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebinasaan terjatuh, kehancuran tertimpa sesuatu, tenggelam, kebakaran, dan aku berlindung kepada-Mu dari dirasuki setan pada saat mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan berpaling dari jalan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan tersengat." HR. An-Nasaโ€™i, no. 5531. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih Baca juga Bacaan Doa Tahlil Beserta Artinya Lengkap dengan Bacaan Doa-doa untuk Arwah Orang yang Meninggal
hiK3r.
  • ygvx4k1xsz.pages.dev/145
  • ygvx4k1xsz.pages.dev/198
  • ygvx4k1xsz.pages.dev/130
  • ygvx4k1xsz.pages.dev/142
  • ygvx4k1xsz.pages.dev/398
  • ygvx4k1xsz.pages.dev/275
  • ygvx4k1xsz.pages.dev/35
  • ygvx4k1xsz.pages.dev/295
  • doa menghindari keputusasaan dalam menghadapi kematian